SINDO POST

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Minggu, 31 Mei 2026

Ditlantas Polda Sumbar Gaungkan Semangat Pancasila, Persatuan dan Persaudaraan Jadi Kunci Kemajuan Bangsa

 


PADANG | Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Momentum bersejarah ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pemersatu keberagaman yang dimiliki Indonesia.

Melalui publikasi resmi yang disampaikan Ditlantas Polda Sumbar, tampak Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. M. Reza Chairul Akbar Siregar, S.I.K., S.H., M.H., bersama AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.H., menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Sumatera Barat.

Dalam pesan yang disampaikan, Ditlantas Polda Sumbar mengangkat tema penting mengenai kebhinekaan, persatuan, dan persaudaraan. Pesan tersebut berbunyi, “Kobarkan semangat kebhinekaan, jaga persatuan, jaga persaudaraan. Selamat Hari Lahir Pancasila.” Kalimat ini menjadi seruan moral bagi seluruh masyarakat agar terus menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.

Kombes Pol. M. Reza Chairul Akbar menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol atau dasar negara yang tertulis dalam konstitusi, melainkan pedoman hidup yang harus diterapkan dalam setiap aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurutnya, nilai gotong royong, toleransi, keadilan sosial, dan persatuan harus terus dijaga agar Indonesia tetap kuat menghadapi berbagai tantangan zaman.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan bersama. Sebagai institusi yang bertugas melayani masyarakat di bidang lalu lintas, Ditlantas Polda Sumbar terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, sekaligus mengedukasi masyarakat agar senantiasa tertib berlalu lintas sebagai bagian dari implementasi nilai tanggung jawab dan kedisiplinan yang terkandung dalam Pancasila.

Sementara itu, AKBP Yudho Huntoro menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan bangsa tidak dapat dipisahkan dari semangat persatuan seluruh rakyat Indonesia. Menurutnya, keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia harus dijadikan kekuatan untuk membangun daerah dan negara, bukan menjadi sumber perpecahan. Oleh karena itu, semangat Pancasila harus terus ditanamkan kepada generasi muda agar tetap menjadi fondasi dalam menghadapi perkembangan global.

Di Sumatera Barat sendiri, nilai-nilai persatuan dan kebersamaan telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Filosofi adat yang menjunjung tinggi musyawarah, mufakat, serta penghormatan terhadap sesama dinilai sejalan dengan semangat yang terkandung dalam Pancasila. Karena itu, peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali komitmen menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

Selain sebagai momentum refleksi nasional, peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat akan perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara yang mampu menyatukan seluruh rakyat Indonesia. Hingga saat ini, Pancasila tetap menjadi benteng utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman yang dapat memecah persatuan bangsa.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Ditlantas Polda Sumbar berharap seluruh lapisan masyarakat dapat terus mengedepankan semangat persaudaraan, toleransi, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Indonesia akan semakin kuat, maju, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa yang berlandaskan Pancasila.

Peringatan yang dipimpin oleh jajaran Ditlantas Polda Sumbar ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat. Semangat Hari Lahir Pancasila diharapkan terus menyala dalam setiap langkah pengabdian kepada bangsa dan negara demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, bersatu, dan sejahtera. Tutup nya.

Tim ALISYAnews 

Selasa, 26 Mei 2026

Momentum Idul Adha 1447 H, Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq Tekankan Nilai Pengorbanan dan Persaudaraan

 


PADANG | Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan dan pesan penuh makna kepada seluruh masyarakat Sumbar melalui momentum hari besar keagamaan umat Islam tersebut. Ucapan itu disampaikan langsung oleh Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H bersama Wadirlantas Polda Sumbar AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K, dalam sebuah publikasi resmi bernuansa islami yang beredar luas pada Rabu, 27 Mei 2026.

Dalam publikasi tersebut, tampak Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq dan AKBP Yudho Huntoro mengenakan seragam dinas lengkap sambil menyampaikan salam penghormatan kepada masyarakat Sumatera Barat. Keduanya tampil dengan latar nuansa hijau islami serta ornamen masjid yang menggambarkan suasana damai dan penuh keberkahan menyambut Hari Raya Idul Adha.

Melalui pesan yang disampaikan, Ditlantas Polda Sumbar mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat nilai pengorbanan, keikhlasan, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan silaturahmi antar sesama. Pesan itu juga menjadi bentuk kedekatan institusi Polri dengan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan selama perayaan hari besar keagamaan berlangsung.

Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Adha bukan hanya tentang pelaksanaan ibadah kurban semata, namun juga mengandung makna mendalam tentang ketulusan hati, semangat berbagi, serta pengabdian kepada sesama. Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat penting diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat agar tercipta suasana yang harmonis dan damai di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Barat.

Sementara itu, AKBP Yudho Huntoro juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga keselamatan berlalu lintas selama momentum libur dan perayaan Idul Adha berlangsung. Ia menekankan pentingnya disiplin berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta saling menghormati antar pengguna jalan demi terciptanya keamanan bersama di wilayah hukum Polda Sumbar.

Dalam pesan yang tertulis pada publikasi resmi tersebut disebutkan, “Semoga makna kurban serta keikhlasan membawa kedamaian di hati dan mempererat tali silaturahmi kita. Selamat Hari Raya Idul Adha.” Kalimat itu menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan persaudaraan harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran ucapan resmi dari Ditlantas Polda Sumbar ini juga mendapat perhatian positif dari masyarakat. Banyak warga menilai bahwa pendekatan humanis yang dilakukan jajaran kepolisian mampu memberikan rasa kedekatan dan menciptakan hubungan yang harmonis antara aparat penegak hukum dengan masyarakat.

Momentum Hari Raya Idul Adha sendiri menjadi salah satu perayaan penting bagi umat Islam yang identik dengan semangat berbagi dan pengorbanan. Selain pelaksanaan salat Id dan penyembelihan hewan kurban, momen ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas sosial serta meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Idul Adha, Ditlantas Polda Sumbar dipastikan juga akan terus melakukan pengawasan dan pengamanan arus lalu lintas guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sumatera Barat.

Dengan semangat Idul Adha 1447 H, Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq bersama AKBP Yudho Huntoro berharap masyarakat Sumatera Barat senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan serta kehidupan yang penuh kedamaian dan persaudaraan. Tutup nya.

Tim.Alisyanews.

Minggu, 17 Mei 2026

H. Joni Putra Sikumbang Apresiasi Dedikasi Brigjen TNI Mahfud, Sambut Kehadiran Brigjen TNI Aji Mimbarno di Ranah Minang

 


SUMBAR
| Pergantian kepemimpinan di jajaran Korem 032/Wirabraja menjadi momentum penting yang menyita perhatian masyarakat Sumatera Barat. Estafet kepemimpinan tersebut turut mendapat respons dari Direktur Utama PT PAS (Patra Andalas Sukses), H. Joni Putra Sikumbang, yang menyampaikan apresiasi kepada Brigjen TNI Mahfud sekaligus menyambut Brigjen TNI Aji Mimbarno sebagai Danrem 032/Wbr yang baru.

Prosesi serah terima jabatan berlangsung di Gedung Sapta Marga Makodam I/Bukit Barisan, Minggu (17/5/2026). Dalam agenda tersebut, Brigjen TNI Aji Mimbarno resmi menerima tongkat komando Korem 032/Wbr menggantikan Brigjen TNI Mahfud yang akan melanjutkan pendidikan strategis di Lemhannas RI.

Bagi H. Joni Putra Sikumbang, pergantian pimpinan di tubuh TNI AD merupakan bagian dari kesinambungan pengabdian yang harus dimaknai sebagai langkah memperkuat peran TNI di tengah masyarakat. Ia menilai Korem 032/Wirabraja memiliki posisi penting dalam menjaga stabilitas, persatuan, dan keamanan di Ranah Minang.

H. Joni Putra Sikumbang menyampaikan keyakinannya bahwa Brigjen TNI Aji Mimbarno mampu melanjutkan berbagai capaian positif yang selama ini telah dibangun Korem 032/Wbr bersama masyarakat Sumatera Barat.

“Selamat datang Brigjen TNI Aji Mimbarno di Ranah Minang. Kami percaya beliau mampu membawa semangat baru bagi Korem 032/Wbr serta memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat,” ujar H. Joni Putra Sikumbang.

Menurut H. Joni Putra Sikumbang, masyarakat Sumatera Barat sangat menjunjung tinggi nilai persaudaraan, adat, dan kebersamaan. Karena itu, kepemimpinan yang humanis dan dekat dengan rakyat menjadi harapan besar masyarakat terhadap Danrem baru.

Ia juga menilai selama ini Korem 032/Wbr aktif hadir membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pembinaan wilayah, hingga penanganan situasi kebencanaan yang terjadi di Sumatera Barat.

Bagi H. Joni Putra Sikumbang, keberadaan TNI di daerah bukan hanya sebagai penjaga pertahanan negara, namun juga menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman dan memperkuat solidaritas sosial masyarakat.

Tidak hanya memberikan sambutan kepada Brigjen TNI Aji Mimbarno, H. Joni Putra Sikumbang juga menyampaikan penghormatan khusus kepada Brigjen TNI Mahfud atas pengabdian selama memimpin Korem 032/Wbr.

“Terima kasih Brigjen TNI Mahfud atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Sumatera Barat. Banyak hal positif yang telah diberikan untuk masyarakat dan daerah ini,” ungkap H. Joni Putra Sikumbang.

Menurutnya, Brigjen TNI Mahfud dikenal sebagai sosok pemimpin yang aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, pemerintah daerah, tokoh adat, hingga kalangan pemuda di Sumbar.

H. Joni Putra Sikumbang menilai hubungan antara TNI dan masyarakat selama kepemimpinan Brigjen TNI Mahfud berjalan sangat baik dan penuh rasa kekeluargaan. Hal itu dinilai menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas daerah.

Ia berharap Brigjen TNI Aji Mimbarno dapat meneruskan semangat pengabdian tersebut serta memperkuat program-program pembinaan teritorial yang langsung menyentuh masyarakat.

Pergantian kepemimpinan di Korem 032/Wbr, kata H. Joni Putra Sikumbang, merupakan simbol keberlanjutan tugas dan tanggung jawab TNI dalam menjaga keutuhan bangsa serta stabilitas daerah.

Kini, harapan besar masyarakat Sumatera Barat tertuju kepada Brigjen TNI Aji Mimbarno untuk membawa Korem 032/Wbr semakin profesional, responsif, dan dekat dengan rakyat.

Bagi H. Joni Putra Sikumbang, TNI dan rakyat merupakan satu kekuatan yang tidak dapat dipisahkan. Karena itu, sinergitas yang selama ini terbangun harus terus dipertahankan demi kemajuan Sumatera Barat.

Momentum pergantian Danrem tersebut sekaligus menjadi penanda berlanjutnya estafet pengabdian untuk masyarakat, bangsa, dan negara di Ranah Minang.

Catatan Redaksi:

Pergantian kepemimpinan di tubuh TNI merupakan bagian dari kesinambungan pengabdian kepada bangsa dan negara. Kehadiran pemimpin baru diharapkan mampu memperkuat sinergitas TNI bersama masyarakat demi menjaga keamanan, persatuan, dan stabilitas di Sumatera Barat. Tutup nya 

(Hendri A.W)

Di Bawah Pimpinan AKBP Agung Tribawanto, Polres Pasaman Barat Sukses Gelar Kegiatan Ketahanan Pangan Nasional



PASAMAN BARAT – Guna mewujudkan ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto secara langsung memimpin dan mengawasi pelaksanaan kegiatan besar bertajuk Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, acara peletakan batu pertama (Groundbreaking) pembangunan 10 unit Gudang Ketahanan Pangan Polri, sekaligus peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pertanian dan Perkebunan (SPPG) Polri. Kegiatan strategis ini berlangsung di kawasan pertanian Simpang Empat, pada Mei 2026, dan berjalan lancar dengan dihadiri oleh berbagai unsur terkait.

Dalam momen penting tersebut, AKBP Agung Tribawanto tampak hadir di barisan depan bersama pejabat tinggi lainnya, mengenakan atribut kepolisian lengkap dilengkapi topi petani, dan turut memegang tongkol jagung hasil panen sebagai simbol keberhasilan dan keterlibatan langsung institusi kepolisian di sektor pertanian. Kehadiran beliau menjadi bukti nyata komitmen Polres Pasaman Barat di bawah kepemimpinannya untuk tidak hanya fokus pada penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Menurut keterangan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari instruksi pimpinan Polri Pusat untuk turut serta menjaga ketersediaan pangan, yang merupakan kebutuhan dasar dan faktor utama kestabilan negara. “Ketahanan pangan adalah bagian tak terpisahkan dari ketahanan nasional dan keamanan masyarakat. Di wilayah hukum Pasaman Barat, kami bertekad menjadikan sektor pertanian sebagai kekuatan utama, dan kegiatan hari ini adalah langkah awal yang sangat besar,” tegas AKBP Agung Tribawanto saat memberikan sambutan di lokasi acara.

Panen Raya Jagung Serentak yang digelar ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh jajaran Polres Pasaman Barat di bawah arahan AKBP Agung Tribawanto kepada para petani setempat. Jagung yang dipanen bukan hanya sekadar hasil pertanian biasa, melainkan hasil dari program terpadu yang melibatkan penyuluhan, bantuan sarana produksi, serta pendampingan teknis agar produktivitas lahan meningkat. Komoditas ini dipilih karena memiliki nilai strategis sebagai bahan pangan, pakan ternak, dan bahan baku industri, sehingga dampak ekonominya sangat luas bagi masyarakat Pasaman Barat.

Tidak berhenti pada kegiatan panen, AKBP Agung Tribawanto juga meresmikan dimulainya pembangunan 10 unit Gudang Ketahanan Pangan Polri di wilayah tersebut. Beliau menjelaskan bahwa fasilitas penyimpanan ini sangat krusial untuk menjaga kualitas hasil panen agar tidak rusak atau terbuang sia-sia, serta menjamin ketersediaan stok pangan sepanjang tahun. “Gudang ini akan menjadi jaminan bagi petani bahwa hasil kerja keras mereka akan tersimpan dengan baik, dan akan tersedia saat dibutuhkan, baik untuk kebutuhan pasar maupun saat menghadapi situasi darurat,” tambah AKBP Agung Tribawanto.

Puncak acara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto adalah peluncuran operasional Satuan Pelayanan Pertanian dan Perkebunan (SPPG). Sebanyak 166 SPPG yang diaktifkan di berbagai wilayah, termasuk di Pasaman Barat, bertugas memberikan layanan, pendampingan, dan perlindungan kepada para petani. Menurut beliau, keberadaan SPPG adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat pertanian, yang siap membantu mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga pemasaran hasil panen. “Dengan adanya SPPG, kami ingin memastikan petani tidak bekerja sendirian. Kami ada di sini untuk melindungi, membimbing, dan memajukan pertanian kita,” ujar AKBP Agung Tribawanto dengan tegas.

Perwakilan dari Perum Bulog dan pemerintah daerah yang hadir sangat mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh AKBP Agung Tribawanto dan jajarannya. Sinergi yang dibangun Polres Pasaman Barat dinilai sangat positif dan menjadi contoh baik bagaimana institusi kepolisian dapat berkolaborasi dengan instansi lain demi kepentingan rakyat. Pemerintah daerah menyebutkan bahwa di bawah kepemimpinan AKBP Agung Tribawanto, hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, terutama dalam hal-hal yang bersifat pembangunan.

Sementara itu, para petani setempat mengaku sangat terbantu dan merasa bangga karena kegiatan pertanian mereka mendapatkan perhatian besar hingga tingkat nasional, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto. Dukungan fasilitas, ilmu pengetahuan, dan jaminan pemasaran yang ditawarkan melalui program ini membuat semangat bertani mereka semakin meningkat.

Menutup kegiatan tersebut, AKBP Agung Tribawanto kembali menegaskan bahwa komitmen Polres Pasaman Barat dalam mendukung ketahanan pangan tidak berhenti di sini. Program-program serupa akan terus digalakkan, dikembangkan, dan diperluas ke seluruh kecamatan di wilayah hukumnya. Beliau berharap, dengan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, Pasaman Barat dapat menjadi salah satu lumbung pangan andalan yang berkontribusi besar bagi kedaulatan pangan Indonesia.

“Kami akan terus hadir, bekerja sama, dan membangun bersama masyarakat. Keamanan dan kesejahteraan adalah dua hal yang berjalan beriringan, dan kami pastikan keduanya terjaga dengan baik di Pasaman Barat,” pungkas Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto. Tutup nya.

Tim. ALISYAnews 

Jumat, 15 Mei 2026

Polres Sijunjung Terjunkan Personel dan Alat Berat Cari Korban Tertimbun Longsor Tambang

 


SIJUNJUNG | Musibah longsor maut terjadi di kawasan tambang emas tradisional di Sintuk, Jorong Taratak Betung, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Kamis siang. Peristiwa tragis tersebut menewaskan sembilan orang pekerja tambang setelah tertimbun material longsoran tanah dan bebatuan dari tebing di sekitar lokasi penambangan.

Kapolres Sijunjung  membenarkan kejadian memilukan itu. Ia menjelaskan, longsor terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ketika para pekerja sedang melakukan aktivitas penambangan emas tradisional menggunakan mesin dompeng dan peralatan dulang di lokasi tersebut.

Menurut keterangan yang dihimpun pihak , saat kejadian terdapat sekitar 12 orang pekerja yang berada di area tambang. Secara tiba-tiba, tebing dengan jarak kurang lebih 30 meter dari titik penambangan runtuh dan langsung menghantam para pekerja yang sedang beraktivitas.

“Tebing longsor secara mendadak dan menimbun para pekerja yang berada di bawahnya. Dari kejadian itu sembilan orang meninggal dunia akibat tertimbun material tanah dan batu,” ungkap AKBP Willian Harbensyah.

Dalam situasi panik tersebut, tiga orang pekerja berhasil menyelamatkan diri setelah berupaya menjauh dari arah longsoran. Sementara sembilan korban lainnya tidak sempat menghindar sehingga tertimbun material dalam jumlah besar.

Warga sekitar yang mengetahui adanya longsor langsung berdatangan menuju lokasi untuk membantu proses pertolongan. Suasana haru dan kepanikan menyelimuti area tambang ketika masyarakat bersama personel kepolisian berusaha mencari para korban yang tertimbun.

Personel  bersama jajaran  kemudian bergerak cepat melakukan proses evakuasi. Dua unit alat berat excavator didatangkan ke lokasi guna mempercepat pencarian korban yang tertimbun longsor.

Sekitar pukul 13.00 WIB, lima korban pertama berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah para korban kemudian langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan.

Proses pencarian terus dilanjutkan hingga sore hari dengan menambah satu unit alat berat tambahan. Setelah beberapa jam pencarian, empat korban terakhir akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Seluruh korban berhasil dievakuasi dan telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” jelas Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah.

Adapun identitas korban meninggal dunia masing-masing berinisial AT (23), HRH (23), IJ (19), MN (22), WA (21), DA (42), MF (22), ACM (43), dan DL (40). Seluruh korban diketahui merupakan warga sekitar yang bekerja di lokasi tambang tradisional tersebut.

Sementara itu, tiga pekerja yang berhasil selamat masing-masing berinisial IKW (51), IJ (53), dan EL (40). Ketiganya mengalami trauma akibat peristiwa longsor yang terjadi secara tiba-tiba di lokasi tambang.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa pemilik lokasi tambang sekaligus pemilik mesin dompeng dan peralatan penambangan diketahui berinisial NKM (46). Para pekerja dan pemilik tambang disebut berasal dari wilayah Nagari Guguk, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung.

AKBP Willian Harbensyah menegaskan bahwa pihak  sebelumnya telah berulang kali melakukan imbauan, edukasi, hingga penertiban terkait aktivitas penambangan tanpa izin yang dinilai sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat.

“Pihak kepolisian telah sering memberikan himbauan dan melakukan penertiban agar masyarakat tidak melakukan aktivitas penambangan tanpa izin karena memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan. Namun sebagian masyarakat masih menggantungkan hidup dari aktivitas tersebut,” terang Kapolres.

Saat ini, Satreskrim  bersama Unit Reskrim  masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab longsor maupun aktivitas pertambangan yang berlangsung di lokasi tersebut.

Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi melakukan aktivitas penambangan tanpa izin demi menghindari jatuhnya korban jiwa akibat kecelakaan kerja maupun bencana longsor serupa di masa mendatang.


TIM RMO

Gerak Cepat Tim Kalong Polres Pasbar di Bawah Komando AKP A. Agung Ngurah Santa Subrata Berbuah Penangkapan Dua Tersangka Penganiayaan Berat

 


PASAMAN BARAT | Tim Opsnal Satreskrim Polres Pasaman Barat kembali menunjukkan ketegasan dalam memberantas tindak kriminalitas lintas daerah. Di bawah kepemimpinan Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat AKP A. Agung Ngurah Santa Subrata, tim khusus yang dikenal dengan nama “Tim Kalong” berhasil menangkap dua orang tersangka kasus tindak pidana penganiayaan berat yang sempat melarikan diri hingga ke wilayah Provinsi Riau.

Penangkapan tersebut berlangsung pada Rabu malam, 13 Mei 2026, sekitar pukul 23.20 WIB di sebuah warung soto yang berada di Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Operasi penangkapan dilakukan secara cepat, terukur, dan penuh kehati-hatian guna menghindari kemungkinan para pelaku melarikan diri maupun melakukan perlawanan saat diamankan petugas.

Dalam operasi itu, Tim Kalong Polres Pasaman Barat bergerak setelah mendapatkan informasi akurat terkait keberadaan kedua tersangka yang diketahui bersembunyi di rumah keluarganya di wilayah Rokan Hulu. Setelah melakukan penyelidikan intensif dan koordinasi lintas wilayah bersama aparat Kepolisian setempat, tim akhirnya berhasil mengidentifikasi lokasi persembunyian para tersangka.

Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat AKP A. Agung Ngurah Santa Subrata disebut langsung memimpin pengawasan dan pengendalian operasi penangkapan tersebut. Sosok perwira yang dikenal tegas dan responsif itu terus menekankan kepada seluruh anggota agar setiap kasus kriminal yang meresahkan masyarakat harus segera ditindak tanpa kompromi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua tersangka diketahui merupakan kakak beradik kandung. Keduanya diduga terlibat dalam tindak pidana penganiayaan berat yang sebelumnya terjadi di wilayah hukum Polres Pasaman Barat. Usai kejadian, kedua pelaku melarikan diri keluar daerah guna menghindari proses hukum yang sedang berjalan.

Namun upaya pelarian tersebut akhirnya berhasil dipatahkan oleh Tim Kalong Satreskrim Polres Pasaman Barat. Dengan strategi pengintaian yang matang serta koordinasi bersama Kapolsek Tandun dan jajaran Polres Rokan Hulu, kedua tersangka berhasil diamankan tanpa menimbulkan gangguan terhadap masyarakat sekitar.

Dalam foto yang beredar, terlihat kedua tersangka diamankan dan dibawa ke Mapolres untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tim Opsnal bersama personel lainnya tampak berdiri mengawal proses pengamanan sebagai bentuk keseriusan Polres Pasaman Barat dalam menangani tindak kriminal berat.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini kembali memperlihatkan komitmen Satreskrim Polres Pasaman Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di bawah komando AKP A. Agung Ngurah Santa Subrata, berbagai kasus kriminal yang meresahkan masyarakat terus diburu hingga ke luar daerah demi memberikan rasa aman kepada warga.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa para tersangka akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Atas dugaan tindak pidana penganiayaan berat tersebut, para pelaku dapat dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) dan ayat (3) KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal lima tahun atau lebih apabila mengakibatkan luka berat terhadap korban.

Masyarakat pun mengapresiasi gerak cepat Tim Kalong Polres Pasaman Barat yang dinilai sigap dan profesional dalam mengungkap kasus kriminal. Banyak warga berharap agar langkah tegas seperti ini terus dilakukan demi mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan di wilayah Pasaman Barat dan sekitarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Pasaman Barat guna mendalami motif serta kronologi lengkap tindak pidana penganiayaan berat tersebut. Kepolisian juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Pers. TIM

Kamis, 14 Mei 2026

AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. Pastikan Pengaturan Lalu Lintas Berjalan Lancar dan Aman

 


PASAMAN BARAT | Jajaran Polres Pasaman Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pelaksanaan patroli rutin, patroli KRYD, strong point serta patroli Samapta Presisi di berbagai titik wilayah hukum Polres Pasaman Barat, Kamis, 14 Mei 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan personel Sat Samapta tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas, kriminalitas jalanan, aksi balap liar hingga gangguan keamanan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan harus benar-benar dirasakan masyarakat sebagai bentuk pelayanan, perlindungan dan pengayoman yang nyata.

Menurutnya, patroli rutin tidak hanya bertujuan menciptakan rasa aman, tetapi juga membangun hubungan yang lebih dekat antara kepolisian dengan masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat.

Dalam patroli tersebut, personel terlihat menyambangi sejumlah kawasan pertokoan, pusat aktivitas masyarakat, ruas jalan ramai kendaraan hingga lokasi yang dianggap rawan terhadap gangguan keamanan.

Selain melaksanakan pengawasan, personel juga aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal.

Pendekatan humanis yang dilakukan personel Polres Pasbar mendapat sambutan positif dari warga. Kehadiran polisi di tengah masyarakat dinilai mampu memberikan rasa nyaman dan menambah kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Tidak hanya patroli malam, personel juga melaksanakan kegiatan strong point di sejumlah titik padat lalu lintas guna membantu kelancaran arus kendaraan serta mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Petugas tampak sigap mengatur kendaraan yang melintas sambil memberikan teguran dan edukasi kepada pengendara agar tetap mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama.

AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., mengatakan bahwa seluruh personel di lapangan diinstruksikan untuk selalu mengedepankan sikap profesional, santun dan humanis dalam melayani masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Pasaman Barat akan terus meningkatkan patroli rutin secara berkala, terutama pada jam-jam rawan dan kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.

Patroli Samapta Presisi yang dilakukan personel juga menjadi langkah strategis untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas sekaligus memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

Dalam sejumlah titik patroli, personel tampak berdialog langsung dengan masyarakat, mendengarkan berbagai masukan serta mengajak warga untuk tidak ragu melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Polres Pasaman Barat meyakini bahwa keamanan tidak dapat tercipta hanya melalui kerja kepolisian semata, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, pendekatan persuasif terus dilakukan agar hubungan antara polisi dan masyarakat semakin harmonis serta mampu menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Kehadiran polisi di lapangan hingga malam hari juga menjadi bentuk kesiapsiagaan Polres Pasaman Barat dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.

Masyarakat berharap kegiatan patroli dan pengamanan yang dilakukan secara rutin ini terus dipertahankan karena dinilai efektif menciptakan rasa aman dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

Polres Pasaman Barat berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui peningkatan patroli preventif, pengamanan wilayah dan pengaturan lalu lintas secara optimal.

Dengan sinergi antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pasaman Barat tetap terjaga dengan baik demi mendukung aktivitas masyarakat yang aman dan nyaman.

Catatan Redaksi: Patroli rutin, strong point dan patroli Samapta Presisi merupakan bagian dari langkah nyata Polri dalam menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian yang humanis dan responsif.


TIM RMO

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi