SINDO POST

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Rabu, 25 Maret 2026

Silaturahmi Hangat di Hari Pertama Kerja, Camat Kuranji Rido Satria Sambut Media dengan Penuh Keakraban

 

Padang, Rabu (25/03/2026) — Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa kental di Kantor Camat Kuranji, Padang, saat jajaran media online ALISYAnews melakukan kunjungan silaturahmi ke ruang kerja Camat Kuranji, Rido Satria, pada hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran.


Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna. Dalam momen yang terekam pada foto, terlihat Camat Kuranji bersama rekan media menunjukkan gestur penuh semangat dengan senyum lebar dan kepalan tangan sebagai simbol optimisme dan kebersamaan dalam membangun daerah.


 Interaksi yang terjalin tidak sekadar formalitas, tetapi mencerminkan hubungan harmonis antara pemerintah kecamatan dengan insan pers.


Dalam perbincangan yang berlangsung hangat, Rido Satria menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antara pemerintah dan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. 


Ia menegaskan bahwa peran media sangat vital dalam menyebarkan informasi yang akurat, berimbang, serta membangun citra positif pelayanan publik.


“Silaturahmi ini menjadi momentum yang baik untuk mempererat hubungan. Kami di kecamatan terbuka terhadap masukan dan siap bersinergi dengan media demi kemajuan wilayah Kuranji,” ujarnya dengan penuh keakraban.


Di sisi lain, awak media ALISYAnews juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan. Mereka menilai sosok Rido Satria sebagai pemimpin yang ramah, komunikatif, dan terbuka terhadap insan pers, sehingga memudahkan kerja-kerja jurnalistik di lapangan.


Tak hanya di dalam ruangan, suasana di sekitar Kantor Camat Kuranji juga tampak ramai dengan aktivitas masyarakat yang masih merasakan nuansa Lebaran.


 Hiruk-pikuk warga yang datang dan pergi, baik dari dalam maupun luar kota, menambah semarak suasana. Momentum ini menjadi gambaran nyata bahwa tradisi silaturahmi masih sangat dijaga oleh masyarakat.


Kehadiran warga yang bersilaturahmi sekaligus mengurus berbagai keperluan administrasi menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kecamatan Kuranji. Hal ini juga menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi aparatur kecamatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.


Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam momen tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah kecamatan dan media dapat terus terjaga. Silaturahmi yang sederhana namun penuh makna ini menjadi pondasi penting dalam menciptakan komunikasi publik yang sehat, transparan, dan konstruktif di tengah masyarakat.


Momentum Lebaran yang identik dengan saling memaafkan dan mempererat hubungan pun terasa nyata di Kantor Camat Kuranji. Senyum, tawa, dan kebersamaan yang terjalin menjadi simbol bahwa pelayanan publik tidak hanya soal administrasi, tetapi juga tentang membangun kedekatan emosional dengan masyarakat dan mitra kerja.


Dengan kepemimpinan yang humanis dan terbuka, Rido Satria diharapkan mampu terus membawa Kecamatan Kuranji menjadi wilayah yang maju, harmonis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Padang.Tutupnya.

(Hendri A.W.).

Hangatnya Silaturahmi Lebaran di Rutan Anak Air Padang, KPR Aidil Tunjukkan Sosok Tegas dan Bersahaja

 

Padang — Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan begitu terasa dalam momentum Hari Raya Idulfitri di Rumah Tahanan (Rutan) Anak Air, Kota Padang.Rabu 25/03/2026.

 Momen silaturahmi yang berlangsung sederhana namun bermakna ini memperlihatkan sisi humanis dari lingkungan pemasyarakatan, sekaligus mempererat hubungan antara petugas dan awak media.

Dalam suasana Lebaran yang masih kental dengan nuansa kebersamaan, kedatangan awak media disambut langsung dengan penuh keramahan oleh Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Rutan Anak Air, Bapak Aidil.

Sambutan hangat tersebut mencerminkan keterbukaan serta sikap bersahaja yang selama ini dikenal melekat pada sosok beliau.

Bapak Aidil dikenal sebagai pribadi yang tegas dalam menjalankan tugas, namun tetap menjunjung tinggi nilai kesopanan dan keharmonisan dalam berinteraksi.

 Dalam perannya sebagai KPR, ia mampu menjaga keseimbangan antara ketegasan dalam pengamanan dan pendekatan humanis kepada sesama, baik kepada rekan kerja maupun masyarakat, termasuk insan pers.

Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa hubungan antara pihak rutan dengan awak media berjalan dengan baik dan penuh rasa saling menghargai. 

Dalam kesempatan tersebut, suasana cair dan penuh keakraban terlihat jelas, di mana komunikasi berlangsung santai namun tetap produktif.

Tidak hanya itu, latar belakang Bapak Aidil sebagai putra daerah Minangkabau yang berasal dari Pariaman turut membentuk karakter kepemimpinan yang kuat, berintegritas, serta menjunjung tinggi adat dan nilai-nilai kearifan lokal. Hal ini tercermin dalam cara beliau memimpin dan berinteraksi, yang selalu mengedepankan etika serta rasa hormat.

Momentum Lebaran ini pun dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat tali silaturahmi, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menjaga hubungan yang harmonis antara institusi pemasyarakatan dan media sebagai mitra strategis dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Dengan sikap terbuka dan pendekatan yang humanis, sosok Bapak Aidil menjadi representasi pemimpin yang tidak hanya fokus pada tugas pokoknya, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak. 

Kehadiran beliau dalam momen seperti ini menjadi cerminan bahwa pelayanan publik dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai kekeluargaan.

Silaturahmi yang terjalin di Rutan Anak Air Padang ini diharapkan dapat terus berlanjut, memperkuat sinergi, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis, profesional, dan penuh rasa saling menghargai di masa yang akan datang. Tutup nya.

(Hendri A.W.).

Selasa, 24 Maret 2026

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto Turun Langsung ke Pantai Sasak, Pastikan Keamanan Wisatawan dan Beri Imbauan Humanis

 

Pasaman Barat – Dalam upaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto turun langsung ke kawasan wisata Pantai Sasak untuk melakukan peninjauan Pos Pengamanan sekaligus memberikan imbauan kepada para pengunjung, Rabu 25/03/2026.

Kegiatan tersebut dilakukan sebaugai bagian dari langkah preventif jajaran Polres Pasaman Barat dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya di kawasan wisata yang mengalami peningkatan jumlah pengunjung. Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi oleh personel gabungan dari TNI dan Polri yang turut melakukan patroli dialogis di sepanjang bibir pantai.


Dengan menggunakan pengeras suara (toa), AKBP Agung Tribawanto menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama berwisata.


Ia mengingatkan pengunjung untuk tetap waspada terhadap kondisi ombak, menjaga barang bawaan, serta memperhatikan anak-anak yang bermain di sekitar pantai.


“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan keamanan tetap terjaga. Kami juga mengimbau kepada seluruh pengunjung agar selalu berhati-hati, tidak lengah, dan mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” ujar Kapolres di sela kegiatan.


Pantai Sasak yang dikenal sebagai salah satu destinasi favorit di Pasaman Barat memang kerap dipadati wisatawan, terutama saat akhir pekan maupun momen libur panjang. Oleh karena itu, kehadiran aparat kepolisian di lapangan menjadi bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat guna menciptakan rasa aman dan nyaman.


Selain memberikan imbauan, Kapolres juga melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan Pos Pengamanan (Pos Pam) yang telah didirikan. Ia memastikan bahwa seluruh personel yang bertugas dalam kondisi siap siaga, serta sarana dan prasarana pendukung berjalan dengan optimal.


Tidak hanya fokus pada pengamanan, kegiatan ini juga menunjukkan pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.


Kapolres terlihat berinteraksi langsung dengan para pengunjung, menyapa, dan berdialog ringan guna menyerap aspirasi serta memastikan pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.


Sinergi antara Polri dan TNI dalam kegiatan ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pasaman Barat. Kehadiran aparat gabungan di lokasi wisata memberikan efek preventif sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi keamanan.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati waktu liburan dengan aman dan nyaman, serta semakin sadar akan pentingnya menjaga keselamatan diri dan keluarga saat berada di kawasan wisata.


Polres Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan preventif dan humanis, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan terbaik bagi masyarakat.Tutupnya.

(Hendri A.W.)

Minggu, 22 Maret 2026

Kasat Reskrim Bukittinggi AKP Dwi Angga Prasetyo Ungkap Maraknya Penipuan Online: Modus Kian Canggih, Edukasi Jadi Kunci Perlindungan Masyarakat

 

BUKITTINGGI — Di tengah citra Kota Bukittinggi yang dikenal sejuk dan bersahabat, ancaman kejahatan justru berkembang dalam bentuk yang tak kasat mata. Bukan lagi sekadar tindak kriminal konvensional di jalanan, melainkan penipuan berbasis digital yang menyusup lewat layar ponsel dan ruang privat masyarakat.

Fenomena ini menjadi perhatian serius jajaran kepolisian, khususnya Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bukittinggi di bawah kepemimpinan AKP Dwi Angga Prasetyo. Dalam kesehariannya, ia tak hanya menerima laporan, tetapi juga menyaksikan langsung dampak psikologis yang dialami para korban.

“Korban yang datang bukan hanya kehilangan uang. Banyak yang mengalami tekanan mental, rasa malu, bahkan menyalahkan diri sendiri karena merasa lalai,” ungkap AKP Dwi Angga, menggambarkan sisi kemanusiaan di balik angka kerugian.

Modus Sederhana, Dampak Luar Biasa

Berdasarkan penanganan sejumlah kasus, pelaku penipuan online umumnya memanfaatkan celah emosional korban. Salah satu modus yang kerap terjadi adalah penyamaran sebagai pihak keluarga yang mengalami musibah.

Korban dihubungi secara tiba-tiba dan diberi kabar bahwa anggota keluarga mengalami kecelakaan atau kondisi darurat. Dalam situasi panik, korban diminta segera mentransfer sejumlah uang tanpa sempat melakukan verifikasi.

Selain itu, modus lain berkembang melalui penyebaran tautan mencurigakan yang menjanjikan akses tertentu—mulai dari konten eksklusif hingga undangan digital. Awalnya terlihat sepele, namun berujung pada permintaan pembayaran berulang hingga korban menyadari telah tertipu.

“Polanya hampir sama, pelaku membangun kepercayaan dalam waktu singkat, lalu memanfaatkan kelengahan korban,” jelasnya.

Menyasar Semua Kalangan

Yang menjadi tantangan, lanjutnya, kejahatan ini tidak mengenal batas usia maupun latar belakang. Mulai dari pelajar, pekerja, hingga orang tua bisa menjadi sasaran.

Bahkan, tidak sedikit korban berasal dari kalangan yang dianggap melek teknologi. Hal ini menunjukkan bahwa kecanggihan teknologi tidak selalu berbanding lurus dengan kewaspadaan terhadap ancaman digital.

“Kejahatan ini tidak memilih korban. Siapa pun bisa terjerat jika tidak waspada,” tegas AKP Dwi Angga.

Penegakan Hukum dan Ancaman Pidana

Dari sisi hukum, pelaku penipuan dapat dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman pidana hingga empat tahun penjara. Selain itu, dalam konteks digital, pelaku juga dapat dikenakan ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Khususnya Pasal 28 ayat (1) junto Pasal 45A ayat (1), yang mengatur penyebaran informasi menyesatkan yang merugikan konsumen, dengan ancaman hukuman hingga enam tahun penjara dan/atau denda maksimal Rp1 miliar.

Namun demikian, pendekatan yang dilakukan kepolisian tidak semata berfokus pada penindakan.

Edukasi Jadi Strategi Utama

AKP Dwi Angga menegaskan bahwa pencegahan melalui edukasi menjadi langkah yang tidak kalah penting dibanding penegakan hukum.

“Kalau kita bisa mencegah masyarakat menjadi korban, itu jauh lebih baik daripada menindak setelah kejadian,” ujarnya.

Pendekatan ini kemudian diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers yang tergabung dalam DPC Persatuan Jurnalis Siber (PJS) Kota Bukittinggi.

Bendahara PJS, Gustedria, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan edukasi sebagai gerakan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Kami ingin masyarakat benar-benar paham dan waspada. Informasi yang tepat bisa menjadi perlindungan pertama,” katanya.

Hal senada disampaikan Sekretaris PJS, Alex Armanca, yang menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam menyebarkan kesadaran.

“Pelajar bisa menjadi agen informasi di lingkungan sekolah maupun keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PJS, Hamriadi, memastikan bahwa program sosialisasi akan digelar secara lebih luas setelah momentum Lebaran, dengan menghadirkan pihak kepolisian secara langsung.

Imbauan: Jangan Panik, Selalu Verifikasi

Sebagai langkah preventif, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang diterima secara tiba-tiba, terutama yang bersifat mendesak dan menyentuh emosi.

AKP Dwi Angga juga menekankan pentingnya melakukan verifikasi kepada pihak terkait sebelum mengambil keputusan, khususnya dalam hal transaksi keuangan.

“Jangan panik. Pastikan informasi itu benar. Luangkan waktu untuk mengecek, karena pelaku justru mengandalkan kepanikan korban,” pesannya.

Menjaga Rasa Aman di Era Digital

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, tantangan keamanan pun turut berubah. Namun demikian, upaya menjaga rasa aman masyarakat tetap menjadi prioritas.

Apa yang dilakukan Satreskrim Polresta Bukittinggi mencerminkan pendekatan yang lebih humanis dalam penanganan kejahatan—tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pencegahan dan pemulihan.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan ruang digital tidak lagi menjadi ladang empuk bagi pelaku kejahatan, melainkan menjadi ruang yang aman dan produktif.

Karena pada akhirnya, menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama.Tutupnya.

(Hendri A.W).

Kombes Pol Reza Sidiq: One Way Fleksibel Sesuai Kondisi Lalu Lintas

  

PADANG PARIAMAN | Sistem satu arah atau one way system kembali diberlakukan di jalur Padang–Bukittinggi selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Maret 2026. Kebijakan ini menjadi langkah strategis Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar dalam menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran.

Penerapan rekayasa lalu lintas ini berada di bawah kendali langsung Kombes Pol H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., selaku Dirlantas Polda Sumbar, yang dikenal konsisten menghadirkan solusi atas kepadatan kendaraan di jalur utama.

Menurut Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, kebijakan ini didasarkan pada evaluasi kondisi arus lalu lintas tahun sebelumnya, khususnya di kawasan Lembah Anai hingga Padang Panjang yang kerap mengalami kemacetan panjang.

Untuk arus dari Padang menuju Bukittinggi via Padang Panjang, sistem satu arah diberlakukan mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, dimulai dari Simpang Tiga Sicincin hingga Simpang Padang Panjang.

Sementara itu, arus sebaliknya dari Bukittinggi menuju Padang diberlakukan mulai pukul 14.00 hingga 18.00 WIB melalui jalur yang sama dengan pengawasan intensif petugas.

Kombes Pol Reza Sidiq menegaskan bahwa jadwal pemberlakuan bersifat fleksibel, disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan guna menghindari penumpukan kendaraan.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan serta arahan petugas demi terciptanya kelancaran dan keselamatan bersama selama perjalanan mudik.

Di bawah kepemimpinannya, Dirlantas Polda Sumbar telah menyiagakan personel di berbagai titik rawan untuk memastikan sistem berjalan optimal dan efektif.

Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Singgalang 2026 yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq menekankan bahwa keberhasilan sistem ini tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Selain pengaturan arus, pihaknya juga mengingatkan pentingnya kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi sebelum melakukan perjalanan jauh.

Dengan rekayasa lalu lintas ini, diharapkan perjalanan pemudik dapat berlangsung lebih lancar tanpa hambatan berarti, khususnya di jalur padat Sumatera Barat.

Kehadiran polisi di lapangan menjadi wujud nyata pelayanan kepada masyarakat, memastikan setiap perjalanan berjalan aman dan tertib.

Dirlantas Polda Sumbar terus berkomitmen menghadirkan inovasi dan langkah strategis demi menciptakan budaya tertib berlalu lintas di daerah ini.

Momentum mudik Lebaran pun diharapkan menjadi pengalaman yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh masyarakat.

Catatan Redaksi:

Pemberlakuan kembali one way system pada 22–24 Maret 2026 menjadi bukti kesiapan aparat dalam mengantisipasi lonjakan arus mudik. Dukungan dan kepatuhan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan kebijakan ini.


TIM RMO

Senin, 16 Maret 2026

Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq Tinjau Langsung Pos Pengamanan Polres Solok dalam Rangka Operasi Ketupat Idul Fitri

 

SUMATRA BARAT|Dalam rangka amemberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Fitri, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat terus melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. Salah satu upaya tersebut terlihat melalui kegiatan pelayanan di Pos Pengamanan yang berada di wilayah hukum Polres Solok.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., yang hadir untuk meninjau sekaligus memberikan dukungan kepada para petugas yang tengah melaksanakan tugas dalam rangka Operasi Ketupat pengamanan Idul Fitri.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran lalu lintas Polda Sumbar tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus motivasi bagi seluruh personel yang bertugas di lapangan. Dengan penuh semangat, para petugas tampak siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melintas di jalur tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq juga menyerahkan secara simbolis dukungan operasional kepada petugas di Pos Pengamanan. Penyerahan ini menjadi wujud dukungan moral sekaligus apresiasi kepada para personel yang bekerja tanpa mengenal waktu demi memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman.

Dirlantas Polda Sumbar menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri. Operasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, hingga instansi terkait lainnya.

Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif selama masa mudik Lebaran. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan setiap potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas dapat diantisipasi sejak dini.

Selain melakukan peninjauan, Dirlantas Polda Sumbar juga memberikan arahan kepada para petugas agar senantiasa mengedepankan pelayanan humanis kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberadaan pos pengamanan tidak hanya berfungsi untuk pengawasan, tetapi juga sebagai tempat pelayanan dan bantuan bagi para pemudik.

Para petugas diminta untuk selalu siap membantu masyarakat yang membutuhkan informasi perjalanan, pertolongan pertama, maupun bantuan lainnya selama perjalanan mudik berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan selama berkendara. Ia mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan jauh.

Dirlantas juga mengajak masyarakat untuk beristirahat di pos-pos pelayanan apabila merasa lelah selama perjalanan. Hal ini penting guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kehadiran pos pengamanan di berbagai titik strategis di wilayah Sumatera Barat diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik. Petugas juga siap memberikan pelayanan selama 24 jam penuh.

Selain itu, keberadaan pos tersebut juga menjadi pusat koordinasi bagi petugas dalam mengatur arus lalu lintas apabila terjadi kepadatan kendaraan, terutama pada jalur-jalur utama yang menjadi lintasan pemudik.

Masyarakat yang melintas di wilayah Solok pun menyambut baik kehadiran para petugas yang berjaga. Banyak pemudik merasa terbantu dengan adanya pos pelayanan yang dapat menjadi tempat beristirahat sekaligus mendapatkan informasi perjalanan.

Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen kuat Polda Sumatera Barat dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama momen Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.

Dengan adanya pengamanan yang maksimal melalui Operasi Ketupat, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri di wilayah Sumatera Barat dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kebahagiaan.

Melalui langkah ini pula, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar berharap masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik selama momentum mudik Lebaran.

Seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat diharapkan terus menjaga kekompakan, disiplin, serta dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas demi terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Dengan semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian selalu hadir di tengah masyarakat, terutama pada momen penting seperti perayaan Hari Raya Idul Fitri.




TIEAM RMO

Rabu, 11 Maret 2026

Perkuat Kemitraan Informasi, Rutan Kelas IIB Padang Gelar Buka Puasa Bersama Awak Media

 


Padang
 – Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan sebagai ajang mempererat hubungan kelembagaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan para awak media di Kota Padang. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pemasyarakatan dengan insan pers.

Acara buka puasa bersama ini dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Padang beserta jajaran pejabat struktural dan staf. Sejumlah wartawan dari berbagai media cetak, online, maupun elektronik di Kota Padang turut hadir dan berbaur dalam suasana kebersamaan yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Rutan Kelas IIB Padang dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan para jurnalis sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi kepada masyarakat. Selain sebagai ajang berbuka puasa bersama, momen tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi santai mengenai berbagai program dan kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di lingkungan rutan.

Kepala Rutan Kelas IIB Padang dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada para insan pers yang selama ini telah berperan aktif dalam menyampaikan informasi mengenai berbagai kegiatan pemasyarakatan kepada masyarakat. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi yang akurat, objektif, dan berimbang.

Ia menuturkan bahwa hubungan baik antara Rutan Padang dan para jurnalis diharapkan dapat terus terjalin dan semakin kuat ke depannya. Melalui kemitraan yang harmonis, berbagai program pembinaan dan kegiatan positif yang dilaksanakan di lingkungan rutan dapat diketahui masyarakat secara luas.

Lebih lanjut, Kepala Rutan menjelaskan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi salah satu komitmen yang terus dijaga oleh pihaknya. Dengan dukungan media, masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai berbagai program pemasyarakatan yang bertujuan untuk membina warga binaan agar dapat kembali menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Rutan Kelas IIB Padang sendiri terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan terhadap warga binaan pemasyarakatan. Berbagai program pembinaan dilaksanakan secara berkelanjutan, mulai dari pembinaan kepribadian, pembinaan keagamaan, hingga pembinaan keterampilan yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi para warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana.

Selain aspek pembinaan, pihak rutan juga terus menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai langkah strategis yang melibatkan seluruh jajaran petugas pemasyarakatan.

Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum yang tepat untuk mempererat hubungan antara berbagai pihak. Interaksi yang terjalin secara langsung antara jajaran rutan dengan para wartawan diharapkan dapat semakin memperkuat komunikasi yang selama ini telah berjalan dengan baik.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika waktu berbuka puasa tiba. Seluruh tamu undangan dan jajaran Rutan Kelas IIB Padang menikmati hidangan berbuka puasa bersama sambil berbincang santai. Tawa dan keakraban tampak menghiasi kegiatan tersebut, mencerminkan hubungan yang harmonis antara pihak rutan dan insan pers.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Padang berharap hubungan kemitraan dengan media dapat terus terjalin secara positif dan berkelanjutan. Sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan insan pers diharapkan mampu menghadirkan informasi yang edukatif, transparan, serta memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat mengenai berbagai program pemasyarakatan yang dijalankan.

Dengan komunikasi yang baik serta dukungan dari berbagai pihak, Rutan Kelas IIB Padang optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan serta pembinaan kepada warga binaan, sekaligus menjaga kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi yang konstruktif.Tutunya.

(Hendri A.W).


Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi